Haworthia
Haworthiopsis attenuata — Sukulen hias mini dengan pola garis putih khas. Cocok untuk mempercantik meja kerja atau ambang jendela dalam ruangan.
Haworthiopsis attenuata — Sukulen hias mini dengan pola garis putih khas. Cocok untuk mempercantik meja kerja atau ambang jendela dalam ruangan.
Haworthia sangat menyukai tempat yang terang namun teduh. Di iklim tropis Indonesia yang terik, hindari meletakkan tanaman ini di bawah paparan sinar matahari langsung pada siang hari karena daunnya bisa terbakar, berubah warna menjadi kecokelatan, atau mengerut. Tempat terbaik adalah di teras yang ternaungi, dekat jendela yang menghadap ke timur agar mendapat sinar matahari pagi yang lembut, atau di bawah naungan jaring peneduh (paranet).
Musuh utama sukulen di Indonesia adalah kelembapan udara yang tinggi dikombinasikan dengan penyiraman berlebih. Gunakan prinsip "siram jika media benar-benar kering". Masukkan tusuk sate ke dalam media tanam untuk memeriksa kelembapan di bagian dalam pot. Jika masih terasa basah atau dingin, tunda penyiraman. Saat musim hujan, kurangi frekuensi penyiraman secara drastis karena udara lembap membuat media tanam lebih lama kering. Selalu siram pada bagian media, bukan menyemprot daunnya, untuk menghindari genangan air di sela-sela daun yang memicu busuk pucuk.
Tanaman ini membutuhkan media tanam yang sangat poros (remah) agar air cepat mengalir keluar. Campuran yang ideal untuk daerah tropis adalah kombinasi pasir malang kasar, pumice (batu apung), sekam bakar, dan sedikit tanah humus dengan perbandingan 3:3:2:2. Pastikan pot memiliki lubang drainase yang cukup di bagian bawahnya. Untuk nutrisi, Haworthia tidak membutuhkan banyak pupuk. Berikan pupuk dekastar (slow-release) khusus sukulen sebanyak 3-5 butir saja setiap enam bulan sekali.
Perawatan berkala meliputi pembersihan debu yang menempel pada daun menggunakan kuas kecil yang lembut agar proses fotosintesis berjalan optimal. Jika tanaman sudah mulai rimbun dan menghasilkan anakan di sekeliling induknya, Anda bisa memisahkannya saat melakukan repotting (pergantian pot) untuk memperbanyak tanaman baru. Lakukan penggantian pot setidaknya satu hingga dua tahun sekali agar akar tidak terlalu padat.
Waspadai serangan kutu kebul atau kutu putih yang sering bersembunyi di sela-sela daun terbawah. Segera bersihkan dengan usapan kapas yang dibasahi alkohol encer. Masalah lain adalah daun melunak dan berair di bagian pangkal, yang menandakan terjadinya busuk akar. Jika ini terjadi, segera bongkar tanaman, potong bagian yang busuk, keringkan sisa batang yang sehat selama beberapa hari, lalu tanam kembali di media baru yang kering.
Haworthiopsis attenuata dikenal aman dan tidak beracun bagi manusia, kucing, maupun anjing peliharaan. Meskipun aman, jauhkan dari jangkauan hewan peliharaan aktif agar daun sukulen yang kaku ini tidak rusak atau patah akibat gigitan atau cakaran main-main mereka.
Sangat ideal sebagai dekorasi meja kerja atau tanaman pemanis ruangan yang tidak memakan banyak tempat karena pertumbuhannya yang lambat dan kompak.
Busuk akar akibat penyiraman berlebih atau media tanam yang terlalu padat dan menahan air.
Skala keamanan adalah penanda kehati-hatian awal untuk rumah dengan anak kecil atau hewan peliharaan. Jika tanaman tertelan atau menimbulkan reaksi, hubungi tenaga kesehatan atau dokter hewan.
Cari berdasarkan nama Indonesia, nama ilmiah, famili, atau kategori.