Tetumbuhan
Konsultasi
PencarianApa yang ingin kamu cari?
Kangkung dan tanaman tropis di kebun rumah
Ensiklopedia tanaman · Sayur & Buah

Kangkung

Ipomoea aquatica — Sayuran daun populer yang sangat mudah tumbuh di iklim tropis, baik di tanah basah, kolam, maupun sistem hidroponik sederhana.

FamiliConvolvulaceae
Tingkat perawatanMudah
CahayaEkstra
Kebutuhan airEkstra
Catatan keamananSkala 1 dari 5

Catatan perawatan

Penempatan

Kangkung membutuhkan sinar matahari langsung sepanjang hari (minimal 6 jam) untuk tumbuh rimbun dan renyah. Di Indonesia, tanaman ini sangat cocok ditempatkan di area terbuka tanpa peneduh, seperti halaman rumah, dak atas (rooftop), atau dekat kolam. Jika kekurangan cahaya, batangnya akan tumbuh kurus, tinggi, dan lemas dengan warna daun yang pucat.

Penyiraman

Sebagai tanaman semi-akuatik, kangkung sangat menyukai air dan tidak boleh kekeringan. Lakukan penyiraman secara berkala dua kali sehari, terutama pada pagi dan sore hari saat kemarau terik. Media tanam harus selalu dalam kondisi basah atau bahkan sedikit tergenang. Jika ditanam di pot, pastikan Anda menggunakan wadah tanpa lubang drainase atau meletakkan tatakan pot yang selalu terisi air agar kelembapannya terjaga.

Media dan nutrisi

Kangkung tumbuh optimal pada tanah lempung berpasir yang kaya bahan organik. Campuran tanah topsoil, kompos, dan pupuk kandang matang dengan perbandingan 1:1:1 adalah pilihan terbaik. Untuk varietas kangkung air, Anda bahkan bisa menanamnya langsung di lumpur kolam. Berikan pupuk tinggi nitrogen seperti urea atau pupuk organik cair (POC) daun setiap dua minggu sekali setelah tanaman berumur 10 hari untuk merangsang pertumbuhan daun yang cepat dan subur.

Perawatan rutin

Perawatan kangkung sangat sederhana. Lakukan penyiangan gulma di sekitar tanaman agar tidak berebut nutrisi. Kangkung darat sudah bisa dipanen dalam waktu 20-30 hari setelah semai. Cara panennya bisa dengan mencabut seluruh tanaman beserta akarnya, atau memotong batangnya dan menyisakan sekitar 3-5 cm di atas permukaan tanah agar tanaman bisa bertunas kembali untuk panen kedua.

Masalah yang perlu dipantau

Hama utama kangkung adalah ulat grayak dan kutu daun yang kerap memakan daun hingga bolong-bolong. Pada musim hujan dengan kelembapan tinggi, waspadai penyakit karat putih yang disebabkan oleh jamur, ditandai dengan bercak putih menonjol di bawah daun. Atasi dengan menjaga jarak tanam agar sirkulasi udara lancar dan segera pangkas bagian yang terserang.

Catatan keamanan

Meskipun kangkung sangat aman dan bergizi untuk dikonsumsi, hindari mengonsumsi kangkung yang tumbuh liar di perairan tercemar atau dekat saluran pembuangan limbah karena tanaman ini memiliki kemampuan menyerap logam berat dengan kuat. Selalu cuci bersih kangkung di bawah air mengalir dan masak hingga matang sebelum disajikan guna menghindari risiko penularan parasit atau bakteri air.

Kegunaan

Kangkung menjadi sumber sayuran segar mandiri yang cepat panen untuk konsumsi keluarga, sekaligus efektif memanfaatkan lahan basah atau kolam di pekarangan.

Masalah umum

Masalah yang sering muncul adalah serangan ulat grayak yang merusak daun dan penyakit karat putih akibat kelembapan udara yang terlalu tinggi.

Catatan keamanan

Skala keamanan adalah penanda kehati-hatian awal untuk rumah dengan anak kecil atau hewan peliharaan. Jika tanaman tertelan atau menimbulkan reaksi, hubungi tenaga kesehatan atau dokter hewan.

Lanjut membaca

Cari tanaman lain

Telusuri Kamus Tanaman.

Cari berdasarkan nama Indonesia, nama ilmiah, famili, atau kategori.

Buka Kamus Tanaman