Sri rejeki
Aglaonema commutatum — Tanaman hias daun bercorak indah yang sangat adaptif di dalam ruangan. Cocok untuk pemula karena tahan banting dan minim perawatan.
Aglaonema commutatum — Tanaman hias daun bercorak indah yang sangat adaptif di dalam ruangan. Cocok untuk pemula karena tahan banting dan minim perawatan.
Di habitat aslinya, Sri rejeki tumbuh di bawah naungan pohon rimbun. Di dalam rumah, tempatkan tanaman ini di area yang terang namun tidak terkena sinar matahari langsung secara terus-menerus, seperti dekat jendela arah utara atau timur. Sinar matahari terik yang langsung mengenai daun akan membuat corak indahnya memudar bahkan menyebabkannya hangus terbakar. Tanaman ini sangat toleran terhadap ruangan ber-AC, asalkan tidak diletakkan tepat di bawah embusan angin AC yang dingin dan kering.
Musuh utama Sri rejeki adalah media tanam yang terlalu becek atau menggenang. Di iklim tropis Indonesia yang lembap, penyiraman cukup dilakukan saat lapisan atas media tanam (sekitar 2-3 cm) sudah terasa kering saat diraba. Saat musim hujan, kurangi frekuensi penyiraman karena penguapan berlangsung lebih lambat. Sebaliknya, saat musim kemarau, Anda mungkin perlu menyiramnya 2-3 kali seminggu. Pastikan pot memiliki lubang drainase yang baik agar air sisa siraman langsung terbuang habis.
Gunakan racikan media tanam yang sangat porous (gembur dan cepat mengalirkan air). Campuran sekam bakar, sekam mentah, tanah humus, dan sedikit pasir malang sangat cocok untuk mencegah busuk akar. Untuk nutrisi, Sri rejeki tidak membutuhkan banyak pupuk. Berikan pupuk daun lambat urai (slow-release) seperti Dekastar setiap 3-6 bulan sekali, atau pupuk NPK cair dosis sangat encer sebulan sekali demi menjaga warna daun tetap cemerlang.
Daun Sri rejeki yang lebar mudah berdebu, yang dapat menghambat proses fotosintesis. Lap daun secara berkala menggunakan kain basah yang lembut atau spons halus. Lakukan rotasi pot sekitar 90 derajat setiap minggu agar tanaman tumbuh tegak seimbang dan tidak condong ke satu arah mencari cahaya. Pangkas segera daun-daun tua di bagian bawah yang mulai menguning menggunakan gunting steril agar energi tanaman terfokus pada pertumbuhan daun baru yang sehat.
Waspadai gejala "londot" atau pembusukan basah pada pangkal batang yang biasanya disebabkan oleh infeksi jamur akibat kelembapan berlebih. Jika daun menguning secara massal disertai batang yang lunglai, segera bongkar media tanam untuk memeriksa kesehatan akar. Jika ada akar yang membusuk (berwarna cokelat gelap dan berbau), potong bagian tersebut, taburi fungisida, lalu tanam kembali di media baru yang steril.
Seluruh bagian tanaman *Aglaonema commutatum* mengandung kristal kalsium oksalat yang berbentuk seperti jarum mikroskopis. Jika bagian tanaman ini tergigit atau terkunyah, dapat menyebabkan rasa terbakar yang hebat pada mulut dan tenggorokan, pembengkakan, serta kesulitan menelan. Selalu letakkan tanaman ini di tempat yang aman dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan seperti kucing atau anjing. Gunakan sarung tangan saat melakukan pemangkasan untuk menghindari iritasi getah pada kulit sensitif.
Sri rejeki sangat ideal sebagai penghias sudut ruangan atau meja kerja yang minim cahaya matahari. Tanaman ini juga membantu menjaga kelembapan udara di dalam rumah berkat proses transpirasinya.
Masalah paling sering adalah daun menguning dan batang melunak akibat penyiraman berlebih yang memicu busuk akar. Serangan kutu putih juga kerap muncul pada sela-sela batang saat udara terlalu kering.
Skala keamanan adalah penanda kehati-hatian awal untuk rumah dengan anak kecil atau hewan peliharaan. Jika tanaman tertelan atau menimbulkan reaksi, hubungi tenaga kesehatan atau dokter hewan.
Cari berdasarkan nama Indonesia, nama ilmiah, famili, atau kategori.